PDAM Tirta Sembada Sleman Optimis Hadapi Peluang Bisnis Air Minum di 2025

Redaksi, trustnews.id
Jumat, 28 Februari 2025 | 11:17 WIB


PDAM Tirta Sembada Sleman Optimis Hadapi Peluang Bisnis Air Minum di 2025
Dok, Istimewa
TRUSTNEWS.ID,. - Melalui pertumbuhan jumlahpenduduk Sleman, JawaTengah, yang mencapai 1,2 juta jiwa serta meningkatnya kebutuhan air bersih, terutama dari sektor perumahan dan bisnis perhotelan, PDAM Tirta Sembada melihat tahun 2025 merupakan momentum strategis untuk ekspansi dan peningkatan layanan.

Bahkan, diakui Direktur Utama PDAM Tirta Sembada, Dwi Nurwata, permintaan air di Sleman terus meningkat seiring dengan pesatnya pembangunan dan munculnya destinasi wisata baru.

Dalam mewujudkan layanan air bersih yang lebih luas dan berkualitas, PDAM Tirta Sembada memiliki dua strategi utama yang dikedepankannya, terutama di tahun 2025, antara lain dengan menambah debit air melalui proyek strategis nasional, terutama melalui pengaktifan sumur dalam untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim dan menjamin ketersediaan air baku yang stabil dan mencukupi kebutuhan pelanggan.

Selain itu, langkah yang tidak kalahpenting dilakukannya adalah denganmempercepat perluasan cakupanlayanan. Langkah itu di dalamnya menyangkut prioritas sambungan baru untuk hotel dan sektor wisata yang terus berkembang pesat, termasuk juga melayani masyarakat berpenghasilan rendah guna meningkatkan akses air bersih bagi semua lapisan masyarakat.

Upaya yangtidak kalah penting juga menargetkan penambahan 2.000 pelanggan baru, untuk bisa mencapai total pelanggan sebanyak48.000 di tahun 2025. PDAM Tirta Sembada terus berupaya meningkatkan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Sleman.

Dengan dukungan pemerintah daerah, perusahaan telah menyusun rencana pengamanan air minum serta melakukanperbaikan dan penyempurnaan instalasipengolahan air.

"Kami ingin memastikan bahwamasyarakat lebih memilih air dari PDAMkarena kualitasnya yang lebih baik danaman dikonsumsi," kata Dwi Nurwata.

Saat ini, PDAM memiliki debit air 560 liter per detik, dengan pemanfaatan 480 liter per detik, sehingga masih tersedia 80 literper detik untuk memenuhi peningkatan permintaan. (TN/MH)